Wali Kota Cup Bulutangkis 2026 Digelar Oktober, PBSI Kotamobagu Matangkan Persiapan

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., Audiens dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kotamobagu, di Ruang Kerja Wali Kota Kotamobagu.
banner 120x600

beritasulut.id Kotamobagu – Kejuaraan bulutangkis Wali Kota Cup 2026 bakal digelar di Kota Kotamobagu pada Oktober mendatang. Ajang yang diprakarsai Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kotamobagu ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kotamobagu.

Persiapan kejuaraan tersebut dibahas dalam audiensi Pengurus PBSI Kotamobagu bersama Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib di ruang kerja Wali Kota, Selasa (1/9/2026).

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, Kabid Olahraga Hendra Mokoagow, serta Ketua PBSI Kotamobagu Sri Afni Manoppo bersama jajaran pengurus.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari perizinan, fasilitas, hingga dukungan anggaran. Kejuaraan ini juga dirancang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Weny mengatakan, Wali Kota Cup 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan atlet-atlet muda potensial dari daerah.

“Pertemuan dengan Ketua PBSI dan Kadispora tadi membicarakan tentang rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti, yaitu Wali Kota Cup pertama dan diikuti dari berbagai daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujar Weny.

Menurutnya, kejuaraan tersebut dapat menjadi momentum bagi atlet muda Kotamobagu untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang berkompetisi di level yang lebih tinggi.

“Lewat kegiatan ini tentu diharapkan mampu menjaring atlet-atlet muda kita untuk bisa dikembangkan dan dimaksimalkan sehingga bukan hanya bisa berpartisipasi di ajang ini, tapi juga bisa berpartisipasi di tingkat nasional bahkan level internasional,” katanya.

Weny juga memberikan apresiasi kepada PBSI, panitia, serta Dispora Kotamobagu yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Saya juga mengapresiasi sangat luar biasa kepada ketua panitia, Kadispora dan jajarannya yang bisa menginisiasi kegiatan positif ini. Tentu kami sebagai Pemerintah Kota Kotamobagu akan mendukung full kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Kotamobagu Sri Afni Manoppo mengatakan, audiensi tersebut menjadi bagian dari pematangan persiapan Wali Kota Cup 2026.

Menurut Afni, pembahasan mencakup perizinan, dukungan fasilitas, hingga anggaran penyelenggaraan turnamen yang direncanakan berlangsung Oktober.

Selain persiapan teknis kejuaraan, PBSI Kotamobagu juga tengah meningkatkan kapasitas perangkat pertandingan, khususnya wasit lokal.

“Jadi rencananya gelaran event ini terlebih dahulu dilakukan peningkatan kapasitas wasit, sehingga pada saat selesai pelatihan, kita bisa langsung action turnamen, karena sudah ada wasit sendiri,” jelas Afni.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat sumber daya manusia perangkat pertandingan di daerah, mengingat belum seluruh wasit lokal memiliki lisensi resmi.

PBSI Kotamobagu juga mendorong agar Wali Kota Cup dapat menjadi agenda tahunan pemerintah daerah sehingga pembinaan atlet, khususnya usia dini, dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Afni menyambut positif dukungan yang diberikan Pemkot Kotamobagu dan berharap komitmen tersebut dapat terus berlanjut dalam pengembangan olahraga bulutangkis di daerah.

“Alhamdulillah ini direspons positif. Pak Wali Kota mendukung agenda-agenda PBSI ke depan dalam mempersiapkan atlet muda,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *