Beritasulut.id, BOLMONG – Mengantisipasi potensi bencana, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bergerak cepat. Dipimpin langsung Wakil Bupati Dony Lumenta, Pemkab Bolmong menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor dan resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana di wilayah Bumi Totabuan.
Rakor strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (4/8/2026), dan dihadiri jajaran OPD, aparat keamanan, instansi vertikal, BUMN hingga pihak swasta. Tujuannya satu: memastikan Bolmong siap siaga dan tidak ada warga yang jadi korban.
6 Langkah Konkret Pemkab Bolmong Hadapi Bencana
Dalam arahannya, Wabup Dony Lumenta menekankan pentingnya sinergi, gerak cepat, dan kolaborasi antar semua pihak.
Rakor ini fokus membahas 6 agenda utama:
1. Identifikasi Kondisi Terkini – Pemetaan wilayah rawan bencana
2. Evaluasi Penanganan – Meninjau efektivitas upaya yang sudah berjalan
3. Pembagian Tugas – Pendelegasian peran jelas untuk tiap instansi
4. Edukasi Masyarakat – Sosialisasi agar warga lebih waspada
5. Rencana Tindak Lanjut – Langkah taktis prioritas penanganan
6. Penetapan Status Darurat – Keputusan hukum untuk mempercepat penanganan
3 Keputusan Penting Dihasilkan
Setelah pembahasan mendalam, forum menyepakati 3 poin krusial:
– Menetapkan Status Siaga Darurat di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow
– Menerbitkan SK Tim Satgas Penanggulangan Bencana untuk memperkuat garis komando
– Mengidentifikasi dan menyiapkan seluruh peralatan evakuasi dan penanganan darurat
“Ini bentuk komitmen kami. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Dengan status siaga ini, semua unsur bisa bergerak lebih cepat dan terkoordinasi,” tegas Wabup Dony Lumenta.
Dukungan Penuh TNI, Polri, BUMN & Swasta
Kekompakan lintas sektor terlihat nyata. Turut hadir Danramil Lolak Kapten Arm Petrus Bambang mewakili Dandim 1303/BM, AKP Agus Sumantik mewakili Kapolres Bolmong, Direktur PDAM Bolmong Andri Panca Sutiono, serta perwakilan PT Conch, PT JRBM, Bandara Bolmong, dan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan.
Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa penanganan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.
Dengan ditetapkannya Status Siaga Darurat dan dibentuknya Satgas, Pemkab Bolmong berharap seluruh elemen bisa bersiaga penuh, meminimalisir dampak kerugian, dan menjamin keselamatan masyarakat.
Pemkab Bolmong mengimbau warga untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan meningkatkan kewaspadaan.














