banner 728x250

Bupati Yusra Alhabsyi ke Kejati Sulut Bukan Diperiksa: “Saya Koordinasi Nasib Penambang Rakyat

Foto : Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi saat keluar dari Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, beberapa pekan lalu. *
banner 120x600

Beritasulut.id – Beredarnya foto Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara beberapa pekan lalu memunculkan spekulasi. Bupati Yusra menegaskan, kehadirannya di Kejati Sulut bukan karena pemanggilan terkait kasus.

“Berkunjung bukan dipanggil,” tegas Yusra saat dikonfirmasi, Kamis 7 Mei 2026. Ia menjelaskan, kunjungannya murni agenda silaturahmi sekaligus koordinasi mengenai nasib penambang rakyat di Kabupaten Bolaang Mongondow. “Ada koordinasi soal nasib penambang rakyat waktu bulan puasa,” ungkapnya.

Isu yang mengaitkan foto tersebut dengan kasus dugaan penyalahgunaan dana bencana erupsi Gunung Ruang 2024 juga dibantah. Yusra memastikan kunjungannya tidak ada kaitan dengan kasus apa pun yang menyeret pihak lain.

*Perjuangan Berlanjut ke Gubernur*  

Mantan Anggota DPRD Sulut periode 2019-2024 itu menambahkan, koordinasi tidak berhenti di Kejati Sulut. “Koordinasi ini setelah dari Kejati baru lanjut ke Gubernur. Karena masyarakat penambang tradisional sangat terdampak. Karena itu, saya lakukan koordinasi untuk menyamakan persepsi agar ada solusi untuk masyarakat,” tutur Yusra.

Tantang Konfirmasi ke Kejati

Yusra mempersilakan publik yang masih ragu untuk mengecek langsung ke Kejati Sulut. “Kalau masih ragu silakan konfirmasi langsung ke Kejati. Kalau memang saya pernah dipanggil pasti saya sampaikan. Jadi yang benar itu saya datang berkunjung untuk berkoordinasi terkait masyarakat penambang,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak langsung berasumsi negatif terhadap pejabat atau warga yang mendatangi kantor kejaksaan. “Jadi tidak semua kepala daerah atau masyarakat yang datang ke kantor kejaksaan dianggap ada masalah,” tutup Yusra. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *