banner 728x250

Lepas Pawai Takbiran, Wali Kota Weny Gaib: Idulfitri Momentum Pererat Silaturahmi dan Persatuan

banner 120x600

beritasulut.id, KOTAMOBAGU – Semangat religiusitas menyelimuti Kota Kotamobagu saat ratusan kendaraan hias memadati jalanan dalam rangka Pawai Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Boki Hotinimbang ini dilepas langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., pada Jumat (20/3/2026).

Pawai tahunan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari instansi Pemerintah, Desa, Kelurahan, hingga Sekolah, yang tampil memukau dengan kreativitas kendaraan hias bernuansa islami.

Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa pawai takbiran merupakan bentuk syiar Islam sekaligus wujud kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Pawai takbiran ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud rasa syukur dan pengagungan kita kepada Allah SWT. Ini adalah momentum untuk memperkuat nilai religiusitas dan introspeksi diri,” ujar dr. Weny.

Lebih dari sekadar seremonial, Wali Kota mengajak seluruh warga menjadikan Idulfitri sebagai jembatan untuk memperkuat tali silaturahmi. Ia berharap semangat hari kemenangan dapat tecermin dalam sikap saling menjaga kerukunan di tengah masyarakat Kotamobagu yang majemuk.

“Mari kita sambut hari kemenangan ini dengan penuh rasa syukur. Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Terus jaga kedamaian dan keharmonisan di kota kita tercinta,” tambahnya.

Kemeriahan acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di Kotamobagu, di antaranya Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., Jajaran Tim Penggerak PKK, Unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal, Seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Pawai berlangsung meriah namun tetap tertib di bawah pengawalan ketat petugas keamanan, menegaskan identitas Kotamobagu sebagai kota yang religius, aman, dan menjunjung tinggi nilai persatuan.***

(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *