Beritasulut.id, BOLMONG – Akses air minum layak di Bolmong semakin nyata. Anggota Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow secara resmi melakukan _groundbreaking_ pembangunan Instalasi Pengolahan Air / IPA berkapasitas 30 liter per detik pada Sistem Penyediaan Air Minum SPAM Bendungan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat, 31 Juli 2026.
Proyek strategis nasional yang dibiayai melalui APBN senilai Rp51.765.999.899 ini akan dikerjakan selama Tahun Anggaran 2026–2027.
Peletakan batu pertama menjadi bukti komitmen pemerintah pusat bersama daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Acara dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., unsur Forkopimda, jajaran Kementerian PUPR, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, kepala OPD, Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukaka, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Manfaatkan Sumber Air Baku Bendungan Lolak
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulut, Reza Riska Pratama menjelaskan, IPA ini memanfaatkan air baku dari Bendungan Lolak dengan debit memadai.
Lingkup pekerjaan:
1. Pembangunan IPA 30 liter/detik
2. Pekerjaan tanah, struktur, instalasi IPA baja
3. Bangunan pendukung, lanskap, dan jaringan pipa distribusi
4. Pembangunan sekitar 500 Sambungan Rumah / SR tahap awal
“Paket ini telah dikontrak dan masuk tahap konstruksi awal. Kami akan kawal mutu, waktu, dan keselamatan kerja,” tegas Reza.
Dukung Kebijakan Nasional Air Minum Aman
Kasubdit Wilayah III Air Minum Ditjen Air Minum PUPR, Meinar Manurung menyebut SPAM Bendungan Lolak implementasi kebijakan nasional air minum aman dan berkelanjutan.
“Keberhasilan bukan hanya selesai konstruksi, tapi bagaimana infrastruktur ini dikelola optimal oleh Pemda bersama Perumda Air Minum,” ujarnya.
Ia mengapresiasi komitmen Pemkab Bolmong dalam lahan, perizinan, dan koordinasi lintas sektor.

Jawab Kebutuhan Dasar Masyarakat
Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan terima kasih kepada Yasti Soepredjo Mokoagow yang konsisten memperjuangkan program untuk Bolmong.
“Pemanfaatan Bendungan Lolak tidak hanya untuk irigasi, tapi juga air bersih. Ini kebutuhan dasar, khususnya di Kecamatan Lolak yang selama ini terbatas layanan,” kata Bupati Yusra.
Kapasitas Akan Terus Ditingkatkan
Yasti Soepredjo Mokoagow menjelaskan, Bendungan Lolak diperjuangkannya sejak menjabat Ketua Komisi V sebagai sumber air baku, irigasi, pengendalian banjir, PLTA, hingga penunjang wisata dan ekonomi.

IPA tahap pertama kapasitas 30 liter/detik melayani ±2.400 SR. Yasti berkomitmen mengawal peningkatan kapasitas agar lebih banyak warga Bolmong menikmati air bersih.
“Saya akan terus perjuangkan agar kapasitasnya lebih besar. Selain SPAM, ada juga Program IBM, jalan nasional, dan program lain untuk kesejahteraan masyarakat Bolmong,” tegas Yasti.
Dengan dimulainya pembangunan IPA SPAM Bendungan Lolak, Pemkab Bolmong optimis pelayanan air minum meningkat dan menjadi fondasi penting bagi kesehatan, pertumbuhan permukiman, serta ekonomi daerah. ***














