Beritasulut.id, KOTAMOBAGU – Cahaya lampion menerangi Kota Kotamobagu. Ratusan pelajar, anggota Karang Taruna, dan Remaja Masjid se-Kotamobagu berjalan beriringan mengikuti Pawai Lampion Muharam 1448 Hijriah, Jumat 19 Juni 2026, bertepatan 4 Muharam 1448 H.
Mengusung tema “Cahaya Hijrah, Kotamobagu Bersahabat”, kegiatan yang diinisiasi Remaja Masjid Badan Musyawarah Masjid/MABM Kotamobagu ini menjadi ruang syiar Islam sekaligus penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Mewakili Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Asisten III Setda Kota Kotamobagu Ir. Hi. Moh. Agung Adati, MSi hadir sekaligus membacakan sambutan dan melepas peserta pawai. Turut hadir perwakilan Forkopimda, para Camat, Lurah/Sangadi, pimpinan ormas, PHBI, dan organisasi Islam se-Kotamobagu.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Asisten III, Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, pengurus Karang Taruna, Remaja Masjid, serta seluruh peserta.
“Tahun Baru Islam adalah momentum penting bagi umat Islam untuk introspeksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan semangat perubahan, pengorbanan, persatuan, dan optimisme dalam membangun peradaban yang lebih maju,” bunyi sambutan Wali Kota.
Wali Kota juga berpesan agar generasi muda Kotamobagu menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya merasa bangga melihat antusiasme para pelajar, Karang Taruna, dan Remaja Masjid. Ini menunjukkan semangat kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, serta kecintaan terhadap syiar Islam terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kota Kotamobagu,” tegasnya.
Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan dan kepemudaan.
“Pemkot akan terus mendukung berbagai kegiatan yang mampu membangun karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, serta memiliki kepedulian sosial tinggi,” lanjut Asisten III.
Rangkaian Gema Muharam 1448 H ditutup dengan pelepasan peserta pawai lampion oleh Asisten III. Barisan peserta berjalan mengitari pusat kota Kotamobagu, menampilkan pesan damai dan persaudaraan.
Melalui kegiatan ini, Kotamobagu kembali menegaskan jati dirinya sebagai kota yang bersahabat, toleran, dan memberi ruang bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai kader umat yang berakhlak dan berprestasi. *
















