banner 728x250

Kepala Balai TNBNW Decky Hendra: Koridor Ekologis Muara Pusian Selamatkan Habitat Maleo & Konektivitas Hutan Bolmong

oplus_0
banner 120x600

Beritasulut.id, KOTAMOBAGU – Kepala Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Decky Hendra Prasetya memastikan Koridor Ekologis Muara Pusian jadi kunci menyelamatkan habitat satwa endemik Sulut.

Pernyataan itu disampaikan saat Lokakarya Finalisasi Dokumen Kajian Teknis KEMP di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Senin 25/5/2026. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi beserta jajaran BKSDA, BPDAS, BPKH, BPS, BWS, OPD, Camat, Sangadi, Akademisi, LSM, & Mitra Swasta.

“Maleo Ikon Daerah, Harus Kita Jaga Bersama”
`Decky` menegaskan fungsi utama Koridor Ekologis Muara Pusian seluas 2.279,85 hektar adalah menjaga konektivitas antara TNBNW dengan kawasan hutan di sekitarnya.

“Koridor ekologis ini dirancang sebagai area jelajah satwa kunci, guna mempertahankan kelestarian satwa dan keseimbangan lingkungan hidup,” jelas Decky.

Fokus utama: burung Maleo.

“Maleo merupakan ikon daerah yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Dokumen Rampung: Siap Usul ke Kementerian
Menurut `Decky`, penyusunan dokumen teknis sudah melalui tahapan panjang sejak 2025. Mulai kajian habitat Maleo, FGD stakeholder, survei lapangan, hingga sosialisasi 5 desa penyangga pada Oktober 2025.

Program ini hasil kolaborasi multipihak. Didukung pendanaan UK FCDO & Global Green Growth Institute (GGGI), diimplementasikan WCS Indonesia.

“Semoga terbangun kesepahaman bersama dalam pengelolaan koridor ekologis ini. Setelah lokakarya ini selesai, dokumen penetapan koridor akan langsung diusulkan ke tingkat kementerian,” pungkas Decky.

Bupati Yusra Dukung Penuh: Hutan Nyawa Orang Bolmong

Bupati Yusra Alhabsyi yang hadir langsung memberi dukungan penuh.

“Wilayah Bolmong itu 70 lebih persen adalah hutan. Sebagian besar kehidupan orang Bolmong sangat tergantung pada hutan,” ujar Bupati.

Ia menyebut KEMP sebagai upaya konkret meletakkan kembali fungsi hutan.

“Saya berharap lokakarya ini melahirkan rekomendasi yang mampu kita tindaklanjuti bersama demi manfaat bagi daerah,” tegas Yusra.

3 Manfaat Koridor Ekologis Muara Pusian Bagi Bolmong

1. Selamatkan Maleo: Menghubungkan habitat agar satwa endemik tidak terisolasi.
2. Jaga Ekosistem: Pulihkan fungsi hutan, cegah banjir, longsor, & krisis air.
3. Buka Peluang Ekonomi: Dorong ekowisata, riset, & lapangan kerja hijau bagi warga 5 desa penyangga.

Dengan komitmen Pemkab Bolmong & Balai TNBNW, Koridor Ekologis Muara Pusian diharapkan jadi model pelestarian berbasis kolaborasi untuk Sulut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *