banner 728x250

4 Warga Hilang 3 Hari di Hutan Kakenturan Boltim Ditemukan Tim Gabungan, Dievakuasi ke Puskesmas Tutuyan

banner 120x600

Beritasulut.id, BOLTIM, – Empat orang warga yang dinyatakan hilang selama tiga hari di kawasan Hutan Kakenturan, Desa Kokapoy, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, akhirnya ditemukan tim gabungan.

Keempat korban dievakuasi dalam kondisi lemas dan langsung mendapat perawatan medis di Puskesmas Tutuyan, Sabtu 20 Juni 2026.

Dari informasi yang dihimpun Beritasulut.id Kapolsek Tutuyan dalam laporan kepada Kapolres Boltim menyebut, proses evakuasi dilakukan pukul 09.00 WITA di lokasi Perkebunan Rata Tungow, Puncak PM Desa Togid, Kecamatan Tutuyan. Tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, keluarga, dan masyarakat terlibat dalam operasi pencarian.

Peristiwa bermula Selasa 16 Juni 2026 pukul 10.00 WITA. Sebanyak 11 orang warga berangkat menuju perkebunan di Desa Kakenturan untuk melakukan survei lokasi perkebunan baru di Hutan Kakenturan. Rombongan bermalam di wilayah perkebunan tersebut.

Rabu 17 Juni 2026, 11 orang itu melanjutkan perjalanan survei. Dengan formasi 7 orang di barisan depan sebagai penunjuk jalan dan 4 orang di belakang. Setelah 7 orang pertama tiba di lokasi tujuan, 4 orang terakhir tidak kunjung datang. Pencarian dilakukan warga bersama keluarga, Basarnas, dan aparat TNI-Polri.

Tim gabungan baru menemukan keempat korban pada Jumat 19 Juni 2026 pukul 20.00 WITA di hutan Desa Togid, berdekatan dengan Perkebunan Rata Tungow. Evakuasi ditunda hingga Sabtu karena medan lokasi didominasi tebing dan jurang.

Keempat korban yang dievakuasi adalah Fery Kuhu, 64 tahun, warga Kelurahan Kotamobagu Lorong Agoan; Asri Karinda, 70 tahun, warga Kelurahan Kotamobagu Lorong Agoan; Erens Komaling, 71 tahun, warga Desa Penasingkulan, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan; dan David Pandeiroth, 49 tahun, warga Desa Kakenturan, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan. Keempatnya kini dirawat di Puskesmas Tutuyan.

Menurut sumber  Beritasulut.id, berdasarkan keterangan awal Elki Komaling, 49 tahun, warga Desa Pinasingkulan, maksud rombongan melakukan survei adalah lokasi tambang di wilayah Gunung Putih berdekatan dengan lokasi Mintu Desa, Atoga Timur, Kecamatan Motongkad, Boltim.

Dari empat korban, Fery Kuhu mendapat perawatan infus karena mengalami syok dan kondisi tubuh lemah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas ke hutan agar melapor ke aparat desa dan membawa perlengkapan memadai. Medan pegunungan Boltim rawan dan berisiko tinggi. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *