Beritasulut.id Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui TP PKK Kota Kotamobagu menggelar sosialisasi, pelatihan, dan penyaluran bantuan sarana produksi Tahun Anggaran 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotamobagu, Noval Manoppo, mewakili Wali Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Noval Manoppo menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah menjadi langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.
“Masyarakat bisa menanam sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat keluarga. Jika dikelola dengan baik, ini dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, mengatakan ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung konsep konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA).
“Dengan memanfaatkan pekarangan dan mengonsumsi pangan lokal, kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap pangan dari luar daerah,” katanya.
Selain pelatihan, TP PKK juga menyalurkan bantuan sarana produksi kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kotamobagu Resty Mangkat Somba, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Adnan Massinae, Kepala Dinas Pertanian Piter Suli, para camat, lurah, dan sangadi se-Kota Kotamobagu.
















